Pop Mama Parenting Academy: Rekomendasi Sekolah Para (Calon) Mama Millenial

By Dunia Kifa - November 22, 2021

 

popac-2021

Seorang teman pernah menasehati saya, saat mengatakan bahwa wanita yang sudah menikah, apalagi punya anak itu hidupnya enak. Saya pikir, lengkap sudah fitrahnya sebagai wanita, istri dan ibu. Apalagi didukung suami yang pengertian, pendapatan cukup untuk hidup “enak”, kurang apa coba?

Bagi kami yang masih jomlo, melihat kehidupan pernikahan ya emang kelihatan enak. Kemana-mana ada “pengantar”, pencari nafkah, seru merawat anak dan hidupnya tentu penuh warna. Benar, kan?

Dia bilang dengan raut wajah serius,

“Jadi mama itu nggak boleh sakit, nggak boleh cape. Kau pikir enaknya aja? Harus selalu ada dan siap untuk keluarga. Kau belum merasakan, betapa berat menjalaninya pertama kali tanpa bekal ilmu dan kesiapan mental yang cukup. Belum lagi kalau sambil bekerja. Udah, nggak usah mikirin nikah dulu!”

Sebenarnya saya tidak berpikir bahwa hidup seorang mama itu sepenuhnya enak. Mana ada sih hidup mau enak doang tanpa masalah? Saya paham, menjadi mama itu tidak pernah mudah. Mau wanita karir atau pengangguran, kaya atau miskin, pegawai atau full mom, pasti setuju bahwa menjadi seorang ibu bukanlah hal mudah.

Pernikahan Adalah Lahan Masalah

Menurut data Disdukcapil yang dirilis oleh Katadata pada September 2021, ada 3,97 juta penduduk Indonesia berstatus cerai hidup. Artinya, 1,46% dari total populasi Indonesia mengalami perceraian dalam pernikahannya. Data ini mungkin tidak termasuk mereka yang belum melakukan perubahan data status perkawinan segera setelah bercerai.

Tidak disebutkan berapa persen dari angka ini yang sudah memiliki anak. Kalau berdasarkan pengamatan di lingkungan, cerai setelah punya anak itu lebih banyak daripada yang berpisah sebelum memiliki anak. Angka perceraian tersebut menunjukkan bahwa kehidupan pernikahan sangat rentan dengan masalah.

Ya, meskipun tidak semua orang menganggap kehidupan pasca nikah benar-benar sulit, karena itu tergantung pada tingkat ketahanan seseorang dalam menghadapi masalah. Ada yang diberi cobaan kekurangan harta sedikit saja sudah stress, ada juga yang diterpa badai masalah dalam rumah tangga dari banyak sisi, masih bisa tersenyum ikhas menghadapinya.

Daya tahan setiap orang terhadap masalah berbeda, kan? Tergantung bagaimana latar belakang pendidikan karakter yang pernah diterimanya, lingkungan, dan banyak faktor lain yang mempengaruhi sikap seseorang saat berhadapan dengan masalah. Jika masalah dengan dirinya sendiri belum tuntas, bagaimana ketika harus menghadapi anak?

Pentingnya Kesiapan Menjadi Orang Tua

Menurut data SSGBI, masalah tumbuh kembang anak di Indonesia masih cukup tinggi. Angka stunting di Indonesia mencapai lebih dari 25%. Meskipun tidak ada data yang pasti mengenai penyandang autisme di Indonesia, menurut data kemenpppa 2018 diperkirakan ada penambahan 500 orang per tahun.



Hal ini belum termasuk pembahasan mengenai inner child yang belum ada rujukan datanya namun disinyalir dominan terjadi pada anak di Indonesia. Yah gimana mau mendata, sementara tingkat kesadaran remaja bahkan orang dewasa yang pernah mengalaminya sewaktu masih kecil terbilang masih minim. Miris, kan?

Kebanyakan orang dewasa baru menyadari bahwa dalam masa tumbuh kembangnya ketika masih anak-anak ada luka pengasuhan, jika ditemukan masalah yang sulit diurai. Misalnya memiliki karakter ringan tangan, mudah marah, dan sulit mengontrol emosi. Kalau sudah begini, mencari akar masalah seperti berusaha menemukan jarum di tumpukan jerami.

Dari mana sumber masalah tersebut sebenarnya?

Jika kita merujuk pada data statistik tentang angka stunting, gizi buruk, speech delay, dan berbagai masalah tumbuh kembang anak adalah berasal dari kesalahan orang tua dalam menerapkan pola asuh. Entah dari makanan yang kurang terjaga, lingkungan yang kurang mendukung, atau sebab lain yang ditetapkan oleh medis.

Berbeda halnya jika diteliti lebih lanjut, akar masalah sebenarnya bukan hanya pada pola makan dan lingkungan. Lebih dari itu, inti masalah sebenarnya adalah orang tua kurang menguasai ilmu mengasuh anak, mengelola diri dan menjaga hubungan dalam keluarga.

Misalnya saat hamil, tidak tahu apa saja yang harus dipersiapkan sambal menunggu kelahiran. Saat bayi baru lahir, kaget dengan segala hal baru yang harus dihadapi dan tidak tahu bagaimana mencari solusi terbaik. Bisa dibayangkan betapa stress seorang ibu baru yang harus mengalami hal demikian?

Apalagi ketika lingkungannya ikut campur menambah beban mental, bisa dipastikan perasaan dan fisik seorang ibu menjadi korban. Maka dalam kasus seperti ini, seorang ibu tidak bisa disalahkan sepenuhnya ketika melakukan kesalahan dalam pola asuh.

Karena kesalahannya bukan saat menerapkan pola asuh yang salah, namun ketika tidak membekali diri dengan persiapan ilmu untuk menjadi orang tua. Sayangnya sampai saat ini, di belahan bumi manapun kita tidak bisa menemukan universitas yang membuka jurusan khusus: cara menjadi orang tua yang baik.

Lalu di mana seharusnya para (calon) mama belajar? Ada banyak cara dan jalan untuk belajar. Seperti kata pepatah, where there is a will, there is a way. Dalam Bahasa sering kita dengar, “di mana ada kemauan, di situlah ada jalan”. Asal mau belajar, jalannya pasti terbuka luas. Salah satunya melalui Pop Mama Parenting Academy.

Pop Mama Parenting Academy: Rekomendasi Sekolah (Calon) Mama Terbaik

Keberadaan Pop Mama Parenting Academy adalah salah satu anugerah terbaik bagi para (calon) mama. Ya, kalau ketika masih jadi calon mama belum sempat ketemu Pop Mama, berarti sekaranglah saatnya. Tenang, tidak ada istilah terlambat untuk belajar menjadi orang tua terbaik.

Ingat, fase pengasuhan anak tidak berhenti ketika anak lahir, tumbuh, bisa berjalan, kritis berpikir, sampai masuk sekolah dan bertemu dengan lingkungan sosial yang lebih luas. Anak masih terus membutuhkan pendidikan dari orang tua selama status anak dan orang tua masih melekat. Selamanya, dong? Iya!

Seorang ibu tidak bisa berharap untuk berhenti mendidik anaknya setelah usia sekolah, bahkan setelah nanti mereka menemukan kehidupannya sendiri. Sampai kapanpun, hubungan darah antara orang tua dan anak tidak bisa dipisahkan. Maka kewajiban orang tua untuk memberikan pendidikan terbaik tidak pernah berhenti. 

Jangan gunakan alasan tidak punya waktu, tidak sempat, atau tidak ada biaya untuk belajar menjadi alasan kehilangan kesempatan menjadi mama terbaik. Karena Pop Mama Parenting Academy dan semua fasilitas di Pop Mama gratis, bisa diakses kapan pun dan di mana pun. Sekarang pertanyaannya hanya satu: mau belajar atau tidak?

Fitur dan Fasilitas di Pop Mama

Apa saja yang bisa dipelajari oleh calon dan para mama di sini? Saya yang belum lama mengenal pop mama sesungguhnya merasa seperti masuk dalam sebuah kurikulum sekolah yang menarik sekaligus adaptif. Percayalah, sesibuk apapun kita, masih bisa mengikuti pola pembelajaran yang diterapkan oleh Pop Mama, berikut beberapa fasilitas yang tersedia:

1. Tanya Ahli

Di luar sana, biaya konsultasi dengan ahli umumnya lebih dari Rp100.000,- per sekali datang. Sementara betapa banyak masalah parenting yang perlu dikonsultasikan oleh seorang calon atau ibu baru mengenai anaknya?

Misalnya saat pertama lahir ASI belum mengalir lancar, perlu konsultasi ahli. Setelah tumbuh gigi bayi suka menggigit saat menyusu, butuh konsultasi untuk mengatasinya. Bagaimana merangkai menu MPASI dan mnghadapi anak GTM, perlu konsultasi lagi. Belum urusan domestik lain, termasuk bagaimana menjaga hubungan dengan pasangan. Wah, bisa habis ratusan juta hanya untuk konsultasi.

Untungnya, Pop Mama menyediakan fitur gratis tanya ahli seputar pengasuhan anak dan berbagai masalah mama. Anda hanya perlu memiliki akun di popmama.com, selanjutnya bisa memafaatkan fitur ini tanpa batas. Asik, kan? Kapan lagi bisa tanya ahli tanpa beban isi dompet yang meringis geli.

2. Tools

Fitur “ajaib” berikutnya yang tersedia di Pop Mama adalah adanya tools yang paling dibutuhkan oleh para calon mama. Ada Due Date Calculator untuk memprediksi HPL si kecil. Ada Ovulation Calculator, untuk mengecek kapan masa subur calon mama tiba. Ada Baby Name Finder yang bisa memberikan rekomendasi nama anak lengkap dengan pilihan filter bahasa dan tema yang beragam. Asik, kan?

Selain ketiga tools di atas, ada juga Pregnancy Weight Gain Calculator, untuk menghitung selisih berat badan saat calon mama mengandung. Alat ini akan sangat membantu mama millenial untuk memantau kondisi kehamilan.

3. Komunitas

Bagi Anda yang suka aktif berinteraksi, menerima tantangan dan hadiah, atau berdiskusi ringan dengan sesama anggota, fitur ini sangat berguna. Komunitas yang terbentuk meskipun melalui dunia maya selalu berhasil mengumpulkan orang-orang dengan frekuensi yang sama. Komunitas juga membantu agar lingkup pergaulan kita terus meluas. Seru, kan?  

Lebih menarik lagi saat mama berhasil naik level. Pengguna baru komunitas bisa membuat 10 post dan 10 komentar untuk naik level Friendly Mama. Banyaknya post dan komentar yang dibuat bisa meningkatkan level sampai jadi The Best Mama. Siap-siap banjir hadiah kalau bisa sampai di level ini.

4. Artikel Relevan

Popmama.com merupakan bagian dari IDN Media yang membahas khusus tema parenting dan segala yang relevan dengan kehidupan mama di zaman millenial. Secara garis besar, artikel yang tersedia adalah mengenai kehamilan, bayi, anak-anak, big kid, dan segala sesuatu yang melekat kehidupan  sehari-hari para mama.

Satu poin penting dalam setiap artikel yang tayang, telah dikurasi oleh para ahli di bidangnya. Jadi pembaca tidak perlu terjerumus dalam berita hoax atau informasi palsu, mau praktik langsung pun aman dan tidak perlu khawatir salah jalan.

Artikel mengenai kehamilan meliputi bagaimana mendapatkan kehamilan, menghadapi tri semester pertama kehamilan hingga kelahiran. Rubrik bayi membahas tentang perkembangan bayi dan segala masalah yang mungkin timbul saat si kecil berusia 0-12 bulan. Perkembangan anak selanjutnya usia 1-5 tahun dibahas dalam rubrik Kid.

Khusus pembahasan mengenai masalah anak menjelang remaja (usia 12 tahun) dikupas dalam rubrik Big Kid. Dengan adanya berbagai rubrik menarik tersebut, mama tidak perlu khawatir bagaimana mendampingi tumbuh kembang si kecil dengan cara terbaik.

Selain membahas tentang anak, popmama.com juga membahas tentang kehidupan sehati-hari. Meliputi hubungan dengan pasangan, kesehatan dan gaya hidup, rumah, hingga fashion dan kecantikan. Rasanya sudah cukup lengkap, bukan?

Jadi sebelum membuka topik diskusi di rubrik komunitas, Anda bisa memastikan dulu apakah ada pembahasan serupa di artikel yang sudah tayang. Jika belum lengkap sesuai yang diinginkan, buka diskusi baru agar mendapat tanggapan dari anggota komunitas lain. Asik, ya?

5. Pop Mama Parenting Academy 2021

Pop Mama Parenting Academy adalah acara tahunan Pop Mama yang mengusung 4 pilar utama: health, edukasi, child abuse dan finansial. Rangkaian acara dalam agenda ini meliputi:

1. Community awards

Silakan klik di sini jika ingin mendaftarakan komunitas Anda 

2. Donasi bareng Kitabisa

Salah satu program yang sudah berjalan adalah donasi untuk anak yatim akibat Covid-19

3. Popmama Little Star

Nah, khusus bagi mama yang ingin berpartisipasi, info lengkapnya ada di sini 

4. Lomba Blog

Lomba blog POPAC 21 akan berlangsung sampai akhir bulan November ini, lho. Jangan sampai ketinggalan ya. Info lengkapnya ada di sini




Tahun 2021 ini, Pop Mama Parenting Academy diadakan pada tanggal 1-31 Desember 2021. Anda bisa memantau popmama.com secara berkala untuk mendapat informasi terbaru seputar kurikulum, kelas, dan rundown acara. Siapa tahu ada tetangga yang masuk nominasi, kan? Atau Anda mau mempersiapkan diri untuk masuk nominasi tahun depan? Gass, berangkaaat…!

POPAC 2021 untuk (Calon) Mama Indonesia

POPAC 2021, seperti halnya POPAC tahun lalu adalah persembahan popmama.com untuk mama Indonesia. Silakan gunakan semua fasilitas yang tersedia dan manfaatkan setiap artikel yang rilis sebagai bacaan sekaligus referensi untuk generasi masa depan yang jauh lebih baik.

Karena bagaimanapun, orang tua adalah teladan sekaligus guru pertama bagi anak. Semakin “berkualitas” orang tua, terutama mama, semakin besar kesempatan anak untuk tumbuh dan berkembang dengan cara terbaik.

Tidak ada lagi alasan mager, tidak punya waktu, jauh, capek, atau malas belajar. Baik untuk mencari tahu ilmu yang relevan dengan kebutuhan, atau upgrade kemampuan diri seiring dengan perkembangan zaman. Calon dan para mama memang harus cerdas agar bisa mengawal pertumbuhan anak dengan cara terbaik.

Bagi jomlo alias para calon mama masa depan, belajar di popmama.com adalah investasi terbaik agar lebih siap menghadapi kehidupan pasca menikah. Jangan malas belajar, ya... #nasehatdiri

Jadi, sudah siap masuk nominasi yang mana dalam rangkaian acara Pop Mama Parenting Academy (POPAC) 2021 nanti?

 

Referensi:
popmama.com

databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/09/07/inilah-10-provinsi-dengan-penduduk-berstatus-cerai-hidup-terbanyak

p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/1-dari-3-balita-indonesia-derita-stunting


Related post:
- Referensi baju Pakistani termurah

- Short Course 30 Juta dari Blog

- Swaplagiarisme

  • Share:

You Might Also Like

23 comments

  1. Dulu kata orang menjadi orang tua itu nggak ada sekolahnya. Sekarang saat zaman serba digital yang namanya ilmu pengetahuan bisa didapatkan dari mana saja. Jadi, tidak ada alasan "menjadi orang tua tanpa ilmu" 😍

    ReplyDelete
  2. Banyak ilmu untuk para calon mama di dunia digital, salah satunya di pop mama

    ReplyDelete
  3. Benar banget ka. Dulu teman aku yg udh nikah pun bilang, nikah deh setelah Lo tau issue2 yg ada di dalam diri Lo dan tau gimana resolve itu semua.
    Karena kalo isuenya kebawa sampe nikah dan punya anak, dia bilang itu beras bgt.

    ReplyDelete
  4. waw, ada juga fasilitas komunitasnya. ini yang jarang banget ada nih. berrkomunitas itu perlu banget kalau buat saya niih. perlu teman diskusi seputar parenting dengan teman yang mungkin punya pengalaman dalam mendidik anak.

    ReplyDelete
  5. Mama milenial sangat terfasilitasi banget ya buat belajar. Tinggal buka popmama,banyak info bisa didapat. Ditambah lagi ada event tahunan Popmama Parenting Academy, mesti semangat belajar terus nih Mama-mama.

    -Purnama Indah-

    ReplyDelete
  6. Meski tidak mudah, tapi menikah muda adalah ibadah kak hehe. Jangan khawatir menikah muda, kan sudah ada Popmama, aku banyak belajar dari website parenting ini lho. Banyak ilmu dan informasi baru dari srtiap artikelnya, sambil mempersiapkan diri bisa belajar di Popmama.

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  8. aaah popmama, salah satu web yang perlu dikunjungi saat jd ibu baru ya...

    ReplyDelete
  9. Calon ibu memang perlu nih "sekolah" supaya bisa menjadi istri dan ibu yang terbaik buat keluarga kelak. Tidak ada salahnya mempelajari dulu daripada terlambat.

    ReplyDelete
  10. Buat refrensi calon mama dari Nak anak ku nih

    ReplyDelete
  11. Belajar parenting lewat online ya gak masalah, bukan? untung ada web penyedia ilmu parenting lengkap ni, Mbak ya...Popmama.com. Gak hanya itu saja ada ruang berkreasinya juga yaitu Popmama Parenting Academy. Wuiiiih bertaburan hadiah lagi, sayang kalau gak ikutan

    ReplyDelete
  12. Dengan adanya popmama menjadi orang tua yang baik bisa dipelajari disitu banyak ilmu yang sangat sangat berguna bagi pasangan baru menikah atau baru punya anak

    ReplyDelete
  13. Beruntung banget para mama papa zaman now, ya Kak. Belajar bisa lewat acara keren seperti ini, xoxo

    ReplyDelete
  14. setiap orang tua menghadapi tantangan yang berbeda di setiap tahapan pengasuhan ya.... juga pada era yang berbeda, tantangannya juga beda. popmama hadir di saat yang tepat memberikan ruang belajar paandemic parenting melalui POPAC nih.... wajib diikuti gaeeessss

    ReplyDelete
  15. Banyak fitur yang biaa dimanfaatkan di popmama ini ya, semuanya relate sama kebutuhan para (calon) mama.

    Aku pun Merasa sangat terbantu sekali dengan semua informasi yang diberikan di website popmama ini terutama fitur tanya ahli.

    ReplyDelete
  16. wow belajar parenting sudah mudah banget. Semoga suskes acara popac ini. Harus diinfokan ke banyak orang, biar banyak yg mendapatkan ilmu parenting.

    ReplyDelete
  17. Semangat belajar, karena di POPAC ini banyak ilmu keren banget seputar pengasuhan dan bagaimana menjadi orangtua, nggak itu saja, banyak hal lain terkait keluarga juga. Sayang kalau sampai terlewat.

    ReplyDelete
  18. Mama dan ayah bisa belajar bersama ini sih ya Kak. Aku juga suka ngikutin website nya. Ak yang calon orangtua bisa belajar bareng

    ReplyDelete
  19. Setuju, Mbak, nggak ada alasan mager untuk belajar jadi orang tua yang lebih baik demi bisa memberikan yang terbaik untuk amanah yang dititipkan Allah. Alhamdulillah Popmama dan Popac-nya memberikan kemudahan dalam proses belajar yang dilakukan orang tua. (vita - mamanesia.com)

    ReplyDelete
  20. I accidentally searched and visited site. I still saw several posts during my visit, but the text was neat and readable. I will quote this post and post it on my blog. 바카라사이트

    ReplyDelete
  21. This is the right blog for anyone who wants to find out about this topic. You definitely put a new spin on a topic thats been written about for years. Great stuff, just great! 바카라사이트

    ReplyDelete
  22. This type of article will be able to think and analyzed to the readers thats leads them in a bright future. I think this is one of the most significant information for me. 바카라사이트닷컴

    ReplyDelete