Mendefinisikan Tujuan Dalam Target Ramadhan

By Dunia Kifa - April 06, 2022

Rencana-target-ramadhan



"Kalau ingin apa yang kalian lakukan itu terarah, efektif, efisien, tentukan dulu tujuannya. Nanti baru di-breakdown jadi misi atau rencana," Pak Awan, dosen Manajemen berpesan di awal kelas kami. Terlepas dari berapa banyak rencana atau misi itu terealisasi, penting untuk ditentukan dulu detilnya. Jadi kita tahu dengan jelas tujuan yang ingin dicapai. Lalu saat menjalani detil, tahu kemana arahnya. 

Hemm... Teori ini berusaha kupraktikkan dalam banyak hal di setiap perjalanan hidup. Ya karena relevan, kan? Bukan rencana dulu yang ditetapkan lalu tujuannya menyusul. Termasuk ketika menjalani Ramadhan dari tahun ke tahun. Berusaha lebih baik aja sih dari sebelumnya. 

Jadi, apa tujuan Ramadhan kita? Sesuai ayatNya, tujuan Ramadhan adalah untuk membuat orang beriman meraih derajat taqwa (Q.S. Al Baqarah:183). Maka kita nggak perlu mencari atau mengarang tujuan lain. Dah, nurut aja sama yang punya dunia dan isinya, begini ayatNya:

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al Baqarah: 183)

Lihat, puasa (Ramadhan) hanya diperintahkan kepada orang beriman agar bertaqwa. Kalau muslim tapi nggak merasa beriman, gausah puasa. Atau kalau beriman tapi ga mau taqwa, ya ga usah serius banget puasanya. Simpel, kan? Hidup emang ga perlu dibuat ribet. Jalani aja sesuai pilihan, asal konsekuen dengan pilihan itu. 

Kalau bukan muslim tapi mau puasa gimana? Ya gpapa, it's okay. Puasa bikin sehat kok. Serius. Udah banyak penelitiannya. Bahkan beberapa metode diet pun cocok kolaborasi sama puasa ini. 

Breakdown Tujuan Jadi Rencana 

Setelah tujuan jelas, mari mendefinisikan misi atau rencana. Apa yang perlu kita lakukan untuk meraih tujuan tersebut? Apakah ada pertimbangan yang harus dihitung sebelum membuahkan rencana? Sesuatu yang menyita waktu misalnya, atau kesibukan yang tidak bisa diganggu. 

Karena untuk menentukan rencana itu perlu alokasi waktu yang tersedia nantinya. Rencana yang tidak mempertimbangkan hal lain bisa berakhir hanya sebagai rencana. 

Misal ingin lulus nilai 100 pada mata pelajaran tertentu. Tujuannya jelas, rencananya harus disusun dengan pertimbangan waktu belajar yang tersedia, kemampuannya dibandingkan dengan materi yang harus dikuasai, sehingga akan tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk belajar maksimal. 

Target Ramadhan, Pentingkah? 

Nah, sekarang kita bahas target Ramadhan. Penting ga sih? Secara pribadi, aku bilang penting. Tapi mungkin beda ya buat orang lain yang ga suka pasang target tau-tau tilawah khatam 5x, sedekah 5M, tahajjud nggak pernah bolong... 

Baik, jadi kalau penting sekarang apa target Ramadhan yang ingin kucapai? 

Secara sederhana begini: Banyakin ibadah, kurangi dosa, begitu singkatnya. Dalam versi yang lebih detail: tambahi target tilawah harian, sedekah, ciptakan bahagia di lingkungan sekitar, dan tetap memaksimalkan kesempatan untuk merealisasikannya cita-cita. Entah dengan belajar yang rajin, bekerja yang giat, dan bersosialisasi seluas mungkin. 

Kurangi buat dosa, ini urusan masing-masing ya... Renungkan dan hindari aja sendiri. Jangan sampai buat dosa ngajakin teman atau saudara. Dosanya dobel nanti, nggak mau kan? Jadi sudah punya daftar dosa yang ingin diampuni selama Ramadhan ini? Hehe... Jangan lupa minta ampun juga sama dosa yang mungkin ga disadari.. 

Nah, soal target Ramadhan tahun ini, aku cenderung realistis. Eh, apa perlu ditulis detail di sini? Soal target tilawah dan hafalan, biar jadi rahasia ya. Soal lainnya, semoga manfaat diri semakin meluas. 

Ehm... Bukan apa-apa sih. Cuma kuatir aja kadang udah pasang target eh semangatnya kendor di tengah. Kalau pasang target terus berhasil melampaui nanti diceritakan kan asik ya. Eh bisa jadi itu ujub wkwk

Nah kalau sebaliknya? Udah pasang target ternyata ga selesai tuh target. Udahlah makin malu-maluin kan kalau diceritakan. Jadi ya.. Sekadar info, tahun lalu aku bisa 3x khatam selama Ramadhan. Sayangnya target hafalan Ramadhan tahun lalu tidak tercapai. Tahun ini, yang pasti aku tidak ingin lebih buruk dari itu. 

Akan malu rasanya sama diri sendiri kalau akhirnya jadi lebih buruk kan? 

Soal sedekah, pengennya bisa tiap hari. Terutama waktu shubuh. Tapi faktanya, beberapa hari ini lupa mau mindahin uang ke kotak infaq. Hiks... 

Target khusus Ramadhan tahun ini adalah ingin belajar lebih sabar. Setelah tahun sebelumnya minta untuk belajar lebih ikhlas dan alhamdulillah rasanya lebih tenang menghadapi hidup. Sekarang mau belajar sabar menghadapi apapun. 

Semoga terkabul, ya... 

  • Share:

You Might Also Like

6 comments

  1. 토토사이트
    먹튀검증
    토토365프로


    Thanks for writing this, I’m glad I found your lovely blog so much wonderful insights here. I would love to save and share this..

    ReplyDelete
  2. 스포츠중계
    토토사이트
    토토

    Such a very useful article. Very interesting to read this article.I would like to thank you for the efforts you had made for writing this awesome article.

    ReplyDelete
  3. 토토사이트
    토토
    배트맨토토


    Absolutely love all your blogs and enjoy reading the “story’ behind each. Can’t thank you enough! Keep up the amazing work…

    ReplyDelete
  4. This is a very interesting post. Thank you for posting a lot of interesting posts. 바카라사이트

    ReplyDelete
  5. You made such an interesting piece to read, giving every subject enlightenment for us to gain knowledge. 바둑이게임

    ReplyDelete
  6. We absolutely love your blog and find almost all of your post’s to be just what I’m looking for.
    Simple but very accurate info? Thank you for sharing this one. A must read post!
    Appreciating the hard work you put into your site and detailed information you present.
    Wonderful read! I want to write like you. I hope you can read my post and let me know what to modify.
    My writing is in I would like you to visit my blog토토사이트

    ReplyDelete